Senin, 19 Maret 2012

AKUNTANSI INTERNASIONAL - Tugas 1 -

0

Indonesia Siapkan Konvergensi PSAK ke IFRS


Kumpulan negara anggota Group of Twenty (G-20) telah membuat kesepakatan yang tertuang dalam Action Plan. Sebagai salah satu negara anggota G-20, Indonesia berkomitmen melakukan kesepakatan tersebut.

Jakarta–Program konvergensi PSAK (Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan) ke International Accounting Standards (IAS)/IFRS telah dicanangkan Ikatan Akuntan Indonesia sejak Desember 2008, dengan tujuan agar pada 2012 PSAK secara material sesuai dengan standar akuntansi internasional. Terkait dengan target konvergensi tersebut, pada 2011 menjadi tahun yang krusial bagi Indonesia.

Demikian disampaikan Ketua Badan Pengawas Pasar Modal dan Lembaga Keuangan (Bapepam-LK) Nurhaida, dalam seminar “Tantangan Pasar Modal Indonesia dalam Menghadapi Integrasi Pasar Modal ASEAN (Association of South East Asian Nations) melalui Keterbukaan Informasi dan Penerapan IFRS (International Financial Reporting Standards)”, di Hotel Borobudur, Jakarta, Kamis, 16 Juni 2011.

“Tahun ini menjadi periode terakhir bagi kita untuk mempersiapkan diri menghadapi 1 Januari 2012, dimana hampir seluruh PSAK berbasis IFRS akan berlaku efektif,” jelasnya.

Seperti diktuip dari website Kementerian Keuangan, Nurhaida mengatakan, dengan globalisasi bisnis saat ini, diperlukan infrastruktur pelaporan keuangan yang kuat, yang dapat mendukung aktivitas bisnis secara internasional, yaitu berupa standar akuntansi yang bersifat dan berlaku juga secara internasional.

IAS dan IFRS yang disusun oleh International Accounting Standard Board (IASB) dimaksudkan untuk mendukung terlaksananya kegiatan bisnis lintas negara, dan memberi kemudahan bagi para investor di seluruh dunia, untuk memahami kinerja perusahaan-perusahaan di berbagai belahan dunia.

“Melakukan pengambilan keputusan berdasarkan informasi keuangan yang relevan, dapat diandalkan dan dapat diperbandingkan,” ungkapnya.

Kumpulan negara-negara anggota Group of Twenty (G-20) telah membuat suatu kesepakatan yang tertuang dalam Action Plan. Sebagai salah satu negara anggota G-20, Indonesia berkomitmen untuk melakukan kesepakatan tersebut.

Dengan demikian, Indonesia akan menjadi salah satu negara dari 122 negara di dunia yang saat ini telah menggunakan IFRS sebagai acuan dalam penyusunan laporan keuangan,” ujar Nurhaida. (*)

Reff : http://www.infobanknews.com/2011/06/indonesia-siapkan-konvergensi-psak-ke-ifrs/

Kamis, 05 Januari 2012

0

1. Mengapa suatu profesi memerlukan etika? jelaskan pendapat saudara!
  • Untuk menentukana mana yang baik dan mana yang tidak baik. Etika sebagai acuan sebagaimana kita bertindak, berbicara dll yang semuannya itu harus ada batas-ba6tasnya.
  • Untuk menjunjung tinggi martabat seseorang/suatu kelompok profesi tersebut.
  • Sebagai penerapan kode-kode etik profesionalisme bagi seseorang/ suatu kelompok profesi tersebut.
  • Untuk menjaga kredibilitas, intergritas/kejujuran dari orang/organisasi profesi tersebut.


2. Jelaskan 4 kebutuhan dasar yang harus dipenuhi suatu profesi, berilah contoh !
  • Kredibilitas : tentang bahgaimana para pemimpin mendapatkan kepercayaan dan keyakinan dari lingkungan pekerjaan dan masyarakat
Contoh : Seseorang yang mempunyai reputasi yang baik akan mudah dipercaya oleh teman profesi/atasannya sehingga dia mempunyai kredibilitas yang tinggi juga.

  • Profesionalisme : Profesionalisme berasal dan kata profesional yang mempunyai makna yaitu berhubungan dengan profesi dan memerlukan kepandaian khusus untuk menjalankannya, (KBBI, 1994). Sedangkan profesionalisme adalah tingkah laku, keahlian atau kualitas dan seseorang yang professional (Longman, 1987).
Contoh : Seseorang pengacara tidak akan membeberkan rahasia dari kliennya.

  • Kualitas Jasa Adalah adanya keyakinan bahwa semua pelayanan yang diberikan pelaku sebuah profesi memenuhi standar kinerja yang tinggi.
contoh : Dalam memproduksi kursi yang baik diperlukan standar-standar dalam pembuatan kursi.
Dalam membuat helm diperlukan standar SNI.

  • -Kepercayaan adalah Pemakai jasa harus dapat merasa yakin bahwa terdapat kerangka etika professional yang melandasi pemberian jasa.
Contoh : Dalam menjalankan suatu bisnis diperlukan kepercayaan dari semua golongan maka dari itu kita tidak boleh menyalahgunakan kepercayaa.

Selasa, 22 November 2011

Tugas 2 - Etika Profesi Akuntansi 1

0

Soal

1. Berilah contoh etika dalam bisnis diera perdagangan bebas saat ini(min5) ?
2. Bagaimana pendapat saudara terhadap pernyataan " kompetisi adalah konsep mereka yang berhasil menghancurkan musuh-musuhnya" !
3. Sebutkan contoh penerapan dari prinsip-prinsip JCG pada BUMN ? min 3 contoh tiap masing-masing prinsip !

jawab :

1. Contoh Etika dalam Bisnis di Perdagangan bebas
  • Tidak menyuap atau menyogok oknum-oknum pada saat melakukan tender.
  • Tidak menggunakan bahan-bahan yang berbahaya pada saat memproduksi suatu produk karena akan merugikan konsumen.
  • Tidak mencuri ide-ide dari pesaing bisnis.
  • Menaati segala bentuk peraturan yang berlaku di negara tersebut.
  • Bertanggung jawab atas segala bentuk kerusakan yang ditimbulkan oleh perusahaan.
  • Memberi upah kepada pegawai sesuai standar UMR dan memberi bonus saat menambah jam kerja.
2. Saya tidak setuju dengan pendapat tersebut karena pada era pedagangan bebas ini hal tersebut tidak penting dilakukan oleh perusahaan. perusahaan sebaiknya memikirkan sesuatu yang lebih baik lagi dengan strategi yang baik, kinerja perusahaan yang di tingkatkan, bahkan yang paling penting adalah dengan berinovativ membuat produk-produk baru / menambah manfaat lagi produk-produk yang sudah ada dengan begitu perusahaan bisa bertahan di era perdagangan bebas ini.

3. contoh penerapan dari prinsip-prinsip JCG pada BUMN

Transparasi
  • Terbuka dalam mengungkapkan laporan keuangan perusahaan untuk kepentingan internal ataupun eksternal
  • Perusahaan terbuka dalam memberikan informasi baik pada saat ada kecurangan-kecurangan yang dilakukan perusahaan.
Kewajaran
  • Wajar dalam menyajikan laporan keuangan (laporan keuangan tidak direkayasa)
  • Sistem yang dilakukan oleh perusahaan wajar baik dari pemberian upah, standarisasi produk, keselamatan kerja dll
Pertanggungjawaban
  • Perusahaan bertanggung jawab atas segala bentuk kerusakan yang terjadi akibat ulah perusahaan.
  • Perusahaan bertanggung jawab atas segala bentuk kualitas produk yang di produksinya.
Kemandirian
  • Perusahaan tidak terlalu menggantungkan nasib perusahaan kepada pihak luar.
  • Dalam merekrut karyawan perusahaan tidak tergantung pada tenaga ahli yang berasal dari luar.

Sabtu, 15 Oktober 2011

Tugas 1 _ Etika Profesi Akuntansi 1 _

0

Soal :

1. Sebutkan penerapan Etiket di Masyarakat ? (min. 5)
2. Apabila seseorang melanggar suatu Etika akan mendapatkan sanksi. Berikan contoh pelanggaran dan sanksinya yang berlaku di masyarakat min. 3 !
3. Apa kelebihan dan kekurangan paham Hedonisme bila diterapkan di era globalisasi sekarang !

Jawab :

1. Penerapan Etiket di Masyarakat
a. Mengucapkan salam ketika masuk ke dalam rumah.
b. Menyerahkan sesuatu dengan tanggan kanan.
c. Tidak mengangkat kaki ketika makan.
d. Makan tidak boleh bersuara/berdecap dan setrelah makan tidak boleh bersendawa.
e. Tidak boleh buang angin sembarangan.
f. Tidak menggangkat kaki ketika makan.

2. - Contoh pelanggaran etika yang berlaku di masyarakat
a. Tidak menggunakan obat-obatan terlarang atau narkoba
b. Tidak nerduaan (lawan jenis) ditempat gelap/sepi.
c. Berbicara secara sopan, jujur (tidak berbohong), dan tidak membicarakan orang dibelakang
d. Berpakaian sopan
e. Tidak mencuri hak dari orang lain

- Sanksi apabila melanggarnya
a. Bisa terkena tegoran dari masyarakat, dikucilkan bahkan di usir dari lingkungan tersebut.
b. Bissa terkena jeratan hukum baik perdata maupun pidana

3. - Kelebihan paham Hedonisme
a. Memberikan seseorang untuk mempelajari sesuatu lebih dalam lagi.
b. Membantu seseorang dalam memberikan/mendapatkan informasi baik teknologi maupun budaya
c. Memberikan seseorang untuk mempunyai pola pikir yang kritis.

- Kekurangan Paham Hedonisme
a. Sering melupakan tanggung jawabnya karena yang dipikirkan adalah kesenangna diri sendiri
b. Terkadang lebih individualis
c. Merusak norma-norma yang ada.

Kamis, 19 Mei 2011

bahasa ingris bisnis 2 -tugas lan.2-

0

Future Tenses

Future Tense atau Simple Future digunakan untuk menyatakan peristiwa yang Akan Terjadi. Future tense adalah tentang Nanti. Sesuatu arti katanya Future yaitu “Masa Depan”. Karena itu dalam Future Tense penggunaan kata Will, Shall yang artinya akan pastilah mendominasi.

Masih ingat pembagian Tenses dalam garis besar kan? Yes, ada 3 besar Tenses yaitu: Past, Present dan Future (Dulu, Kini, Nanti).

Pegang ini kuat-kuat:
Setiap Future pasti pakai WILL atau SHALL, artinya AKAN. Namun ada juga yang namanya Past Future Tense nanti. Karena Past maka Will dan Shall nya pakai past juga yaitu “Would”, nanti kita pelajari lebih dalam di Past Future Tense. Oh ya, sesudah Will atau Shall atau Would pasilah diikuti bentuk 1 baik itu kata kerja atau kata kerja bantu.

Kembali ke laptop!.

Rumus Future Tense
Positif: S + will + V1
Negatif: S + will + not + V1
Tanya: Will + S + V1

Shall jarang digunakan. Bisanya Shall untuk Subject I dan We (I shall…, We shall….) dan tidak untuk yang lain. Tetapi lebih sering orang pakai I will.. dan We will.. Jadi untuk I dan We boleh pakai baik will atau shall. Sedangkan Subject yang lain seperti HE, SHE, IT, YOU, THEY, WE semuanya pakai Will. Kalau begitu, untuk mempermudah pemahaman saya HANYA akan gunakan WILL saja. Kan “WIL” itu enak toh? Itu tuh yang L nya satu! haha… becanda ya.

Contoh Kalimat Positif dalam Future Tense:
-I will study
-You will swim
-They will visit Tokyo

Silahkan buat sendiri contoh Future Tense versi Anda ya. Buat dalam hati saja, lalu ucapkan sendiri, hehe.. Sengaja contoh saya persimple agar mudah dimengerti.

Future Tense Kalimat Negatif

Kalimat Negatif untuk Future Tense juga luar biasa mudah, jauh lebih mudah dibandingkan menjalankan Internet Marketing Indonesia misalnya, apa hubungannya? ya nda ada sih. sekali-sekali ngelantur agar nda bosan, toh pelajaran ini ringan kok..

-I will not study
-You will not swim
-They will not visit Tokyo

Mudah kan?

Future Tense Kalimat Tanya

Tinggal dibalik saja, Will nya di depan.

-Will You study?
-Will You swim?
-Will They visit Tokyo?

Tentunya karena Future Tense bicara “Akan” maka keterangan waktu berikut biasa ditambahkan: tomorrow, next month, three days to go, next year dan segala sesatu yang menunjukkan “akan” tersebut.

-You will swim together tomorrow
-They will visit Tokyo next year
-No one will stop us now from loving each other
-I dont think They will come on time


Ref :
http://tensesbahasainggris.com/future-tense

Bahasa inggris bisnis 2 - tugas lanj. 2 lg -

0

PRESENT PERFECT TENSE

Used to express one's work, act or event which has just been completed but the timing is not specified.

Formula :

( + ) S + Has / Have + Verb 3

( ? ) Has / Have + S + Verb 3

( - ) S+ + Has / Have +Not + Verb 3



bahasa inggris bisnis 2 -tugas lan.4-

0

Verb Agreement

Subject – Verb Agreement

1. Neither bill nor marry is going to the play tonight.

2. Anything is better than going to another movie tonight.

3. Skating is becoming more popular every day.

4. A number ofreporters were at the conference yesterday.

5. Everybody who has a fever must go home immediately.

6. Your glasses was on the bureau last night.

7. There were some people at the meeting last night.

8. The committe has already reached a decision.

9. A pairvof jeans were inthe washing machine this morning.

10. Each student has answered the first three questions.

11. Either john or his wife makes breakfast each morning.

12. After she had perused the material, the secretary decided that everything was in order.

13. The crowd at the basketball game were wild with excitement.

14. A pack of wild dogs have frightened all the ducks away.

15. The jury is trying to reach a decision.

16. The army has eliminated this section of the training test.

17. The number of students who have withdrawn from class this quarter are
appaling.

18. There have been too many interruptions in this class.

19. Every elementary school teacher has to yake this examination.

20. Neither jill nor her parents has seen this movie before


Verb as complement

1. The teacher decided to accept the paper.

2. They approciate having this information.

3. His father doesn’t approve of this going to Europe.

4. We found it very dificult to reach a decision.

5. Donna is interested in opening a bar.

6. George has no interesion of leaving the city now.

7. We are eager to return to school in the fall.

8. You would be better off buying this car.

9. The refused To accept the gift.

10. Mary regrets to be the one to have to tell him.

11. George pretended to be sick yesterday.

12. Carlos hopes to finish his thesis this year.

13. They a greed to leave carly.

14. Helen was anxious telling her family about her promotion.

15. We are not ready to stop this research at this time.

16. Henry shouldn’t risk driving so fast.

17. He demands to know what is going on.

18. She is looking forward to return to her country.

19. There is no excuse for leaving the room in this condition.

20. Gerald returned to his home after leaving the game